1. Home
  2. »
  3. Wow!
26 Maret 2025 17:30

Trik atasi pantat wajan berkerak hitam jadi kinclong dan kesat lagi tanpa baking soda atau sitrun

Dalam beberapa momen, sisa masakan dan minyak juga bisa menempel di pantat wajan. Annathiqotul Laduniyah
Trik atasi pantat wajan berkerak hitam jadi kinclong dan kesat lagi tanpa baking soda atau sitrun

Brilio.net - Wajan merupakan salah satu peralatan memasak yang wajib ada di dapur. Alat ini sangat diperlukan untuk berbagai teknik memasak seperti menggoreng dan menumis. Selain itu, diameternya yang lebar memudahkan proses memasak dalam jumlah besar.

Secara umum, wajan dibuat dari bahan yang kokoh seperti logam, aluminium, baja, atau stainless steel. Material ini membuat wajan lebih tahan lama dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

BACA JUGA :
Cara mudah bersihkan kerak gosong di wajan, cuma pakai 2 bahan jadi seperti baru


Namun, seiring pemakaian, wajan dapat mengalami penumpukan kotoran dan kerak, terutama di bagian bawahnya. Hal ini terjadi akibat paparan suhu tinggi dari api kompor. Selain itu, sisa masakan dan minyak yang menempel juga dapat mempercepat terbentuknya kerak.

Kombinasi berbagai noda ini sering kali menyebabkan bagian bawah wajan menghitam. Meskipun demikian, bagian ini sering diabaikan dalam proses pembersihan. Fenomena ini diakui oleh seorang warganet melalui channel YouTube Manfaat Siip Channel.

"Biasanya orang kalau mencuci wajan itu bagian dalamnya saja. Bagian belakang tidak dicuci, mungkin karena sulit mencucinya," terang YouTube Manfaat Siip Channel, dikutip brilio.net pada Kamis (26/3).

BACA JUGA :
Trik ampuh bersihkan kerak hitam di pantat wajan tanpa direndam semalaman, pakai 2 bahan dapur

foto: YouTube/Manfaat Siip Channel

Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa membersihkan bagian bawah panci ini merupakan PR (pekerjaan rumah) yang sulit. Kerak dan noda membandel yang terlanjur menempel tidak bisa dihilangkan hanya dengan digosok saja. Butuh bahan-bahan khusus, seperti baking soda dan sitrun untuk mengangkat kerak tersebut.

Baking soda dan sitrun kerap dicampur untuk menghasilkan cairan pembersih yang ampuh. Namun selain dua bahan tadi, sebenarnya ada bahan lain yang nggak kalah ampuh, lho. Pengguna YouTube Manfaat Siip Channel menjelaskan bahan pembersih yang digunakan untuk membersihkan kerak hitam di pantat wajan ini.

"Untuk mencuci noda kerak ini hanya membutuhkan dua cairan. Satu sabun cuci piring. Lalu cuka," ungkap YouTube Manfaat Siip Channel.

Sebelum digunakan, siapkan mangkuk terlebih dahulu. Lalu tuang 1 sdm cuka dan sabun cuci piring secukupnya. Larutkan kedua bahan tadi dengan sedikit air, lalu aduk-aduk sampai rata.

foto: YouTube/Manfaat Siip Channel

Jika sudah, basahi dulu pancinya. Barulah kemudian oleskan cairan tadi ke pantat panci yang berkerak hitam sampai rata. Selanjutnya, langsung gosok menggunakan sabut kawat. Sembari digosok, tambahkan lagi cairan tadi. Lalu gosok terus sampai keraknya terangkat.

"Busanya jadi cokelat karena kerak-kerak, noda-noda di panci bagian bawah rontok," ujarnya.

foto: YouTube/Manfaat Siip Channel

Lakukan proses ini sampai keraknya benar-benar hilang secara sempurna. Jika sebagian besar sudah terangkat, bilas wajan dengan air bersih. Lalu gosok lagi sisa nodanya menggunakan sabun dan cuka tadi. Setelah itu, bilas lagi di air mengalir.

Setelah digosok menggunakan sabun cuci piring dan cuka, pantat wajan ini jadi tampak kinclong, lho. Kerak hitam yang sebelumnya memenuhi permukaan pantat wajan sudah benar-benar hilang. Hal ini menandakan bahwa penggunaan cuka dan sabun cuci piring saja juga sangat ampuh membersihkan kerak membandel.

foto: YouTube/Manfaat Siip Channel

Trik menaruh wajan agar tidak cepat rusak.

1. Gunakan gantungan atau rak dinding.

Menggantung wajan di dinding atau rak khusus mencegah goresan akibat tumpukan dengan peralatan lain. Selain itu, metode ini juga menghemat ruang penyimpanan.

2. Simpan dengan sekat pelindung.

Jika harus menumpuk beberapa wajan, gunakan kain lembut atau alas silikon di antara setiap wajan untuk mencegah goresan dan menjaga lapisan antilengket tetap awet.

3. Letakkan di rak terpisah.

Penyimpanan di rak khusus atau laci yang cukup luas membantu menjaga bentuk wajan tetap baik dan tidak penyok akibat tekanan dari peralatan lain.

4. Hindari menumpuk wajan berlebihan.

Menyusun terlalu banyak wajan dalam satu tumpukan dapat menyebabkan bagian bawah wajan lain menekan permukaan wajan di bawahnya, berisiko merusak lapisan dan bentuknya.

5. Pastikan wajan dalam keadaan kering.

Sebelum disimpan, pastikan wajan benar-benar kering untuk mencegah karat, terutama pada wajan berbahan besi atau baja.

6. Gunakan organizer wajan.

Rak atau organizer khusus untuk wajan membantu menyimpannya dalam posisi berdiri, sehingga lebih mudah diambil tanpa harus menggeser atau mengangkat wajan lainnya.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags